Potensi Ancaman

Timor Leste secara geografis masuk ke dalam Asia Tenggara, tetapi masih belum bisa menjadi anggota ASEAN karena beberapa hal, tetapi bila kita lihat bahwa Timor leste juga bisa kita masukan ke dalam negara-negara yang ada di Pasifik Selatan, karena secara kultur lebih bisa di samakan dengan negara-negara di Pasifik Selatan itu sendiri. Sebagai sebuah negara yang baru merdeka kurang dari seabad, tentunya Timor Leste membutuhkan negara lain atau bekerjasama dengan negara lain khususnya dengan negara-negara tetangganya, untuk bisa memajukan pembangunan dalam negerinya dan memenuhi kepentingan nasionalnya.

Tetapi di balik itu negara-negara tetangga bisa juga menjadi ancaman yang bisa mengganggu kestabilan dalam negeri Timor itu sendiri, ancaman yang dimungkinkan adalah dari negara dengan kapabilitas yang lebih besar dari Timor Leste itu sendiri, dengan kata lain bagaimana negara tetangga bisa mendominasi atau mengintervensi semua aspek di dalam negara Timor Leste dan menyebabkan gangguan atau instability dalam perkembangan dan pembangunan yang sedang dilakukan oleh Timor Leste pasca konflik setelah dan sebelum referendum.

Bila kita lihat negara-negara di Pasfik Selatan, negara yang paling menonjol di kawasan itu adalah Australia, sebagai negara dengan luas terbesar atau mempunyai tangible dan intengible power yang besar dibandingkan dengan negara-negara pasifik Selatan lainnya, merupakan ancaman besar yang bisa di hadapi oleh Timor Leste, apalagi jarak antara Timor Leste dengan Australia cukup dekat, dan Australia mempunyai kepentingan yang tidak sedikit kepada Timor, ini kita lihat dari bagaimana antusiasmenya Australia untuk membantu Timor Leste dalam memisahkan diri dari Indonesia.

Banyak alasan yang bermunculan dari bantuan Australia terhadap Timor Leste, pertama untuk menegakkan demokrasi seperti yang di usung sekutunya As, kedua untuk mengekploitasi sumber daya alam yang ada di Timor Leste, ketiga untuk memperlihatkan pengaruh dan eksistensinya di kawasan Pasifik Selatan, keempat ingin memperlihatkan kepada Indonesia bahwa Australia bisa lebih berpengaruh dibanding Indonesia. Dan alasan-alasan lainnya yang banyak dikemukakan para pengamat.

Bila kita amati sekarang bahwa Australia banyak mengirimkan pasukannya ke Timor Leste dengan tujuan untuk mengamankan situasi dan menjaga kestabilan, dengan besarnya kekuatan militer Australia, pemerintah Timor Leste menganggap bahwa kekuatan militer Australialah yang bisa diandalkan, dengan mendapat anggapan atau respon yang baik dari pemerintah Timor Leste, Australia bisa menjalankan tujuan-tujuan national interest nya terhadap Timor Leste dengan mudah.

Yang mesti diperhatikan oleh Timor Leste adalah apa tujuan dari bantuan-bantuan yang diberikan Australia, karena seperti teori dari depedensi bahwa tidak ada bantuan sejati yang ada kepentingan sejati, maksudnya bahwa semua bantuan yang diberikan oleh satu negara pasti dibarengi dengan kepentingan yang dibawa, karena apabila nantinya Australia hanya ingin supaya bisa memperoleh sumber-sumber daya yang ada di Timor leste itu sendiri maka hal ini nanti akan menjadi sebuah blunder yang dilakukan oleh Timor Leste itu sendiri.

Karena sumber-sumber daya yang dimiliki oleh Timor Leste adalah modal untuk membangun dan merecovery semua bidang yang vital dalam mensejahterakan rakyat Timor Leste. Apabila hal ini diabaikan dan semua sumber inti yang ada diambilalih oleh pihak asing maka susah bagi Timor Leste untuk bisa menjadi sebuah negara yang bisa lebih berkembang dari yang terjadi sekarang.

6 Komentar

  1. Guna menjaga stabilitas negara TL perlu:
    1. Segala intervensi dari negara lain, khususnya masalah politik,ekonomi,sosial budaya dan pertahanan keamanan
    2.Membuat dan Memperbaiki semua paket hukum secara tegas
    3.membangun kesadaran rakyat untuk meningkatkan rasa nasionalisme terhadap negara
    4. Mengurangi utang luar negeri
    5. meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola potensi-potensi yang ada
    6. Lain-lain yang berpengaruh terhadap pembangunan negara

  2. TimorLeste bukannya memisahkan diri melainkan Meraih kembali kemerdekaan yang pernah dirampas oleh Indonesia. bukankah Bung karno menyatakan bahwa Merdeka adalah Hak semua bangsa?
    lgpula dengan menjadi provinsi termuda,terpencil,terbantai,tersiksa,terisolasi dari media internasional, NKRI merasa berjasa begitu?
    kita kehilangan banyak sanak saudara akibat dari aneksasi ke NKRI, klo anda jadi kami, orang yang anda cintai harus terbantai didepan mata kemudian pembantainya bilang ini demi kebaikanmu???

    • pada saat Itu AS dan Australia yang mendukung TL masuk NKRI untuk mengisolasi komunisme,dan saat 1999 motif kedua negara tersebut berubah seiring komusis yang roboh,AS dan AUS melihat cadangan minyak TL yang lumayan dan yang dapat di manfaatkan untuk kepentingan Nasional mereka bukan kepentingan TL,sayang kalian masih belum melihat kebenaran yang terjadi dan mungkin suatu saat mereka akan berlaku sama Pada TL dan membiarkan TL sendiri,tentu setelah sumber minyak milik Rakyat TL habis terkuras

  3. Betol betolll

  4. Beberapa Bung sampaikan pada topik kali ini seringkali saya ulang di beberapa kali, terlalu dini kalau kemudian TL berkesimpulan hanya Autralia yang dapat menstabilkan keamanan TL yang juga pernah menjadi bagian dari Indonesia.

    Mungkin ungkapan seperti ini seringkali kita menderganya “Tidak ada makan siang gratis” artinya setiap bantuan dan upaya austalia terhadap Timor Leste dengan segenap bantuan adalah bagian dari begitu banyak kepentingan negara kanguru tersebut.

    “Pola dan gerakan ia lakukan amat jelas, baru-baru protes besar terhadap penyadapan yang di lakukan Austalia terhadap diskusi kala membahasa celah timor, mendapat penentangan begitu keras.”

    dalam berpolitik tidak ada teman abadi begitu juga tidak ada musuh abadi, yang abadi adalah segala kepentingan dalam berpolitik.

    Tulisan Bung diatas merupakan manusia yang begitu bagus, dimana perlu juga kami tambahkan kurang kesadaran masyarakat Timor Leste akan pengembangan diri dan kualitas SDM baik, membuat hal akan menjadi bumerang.

    Bagaimana dengan muda Austalia mengadu masyarakat TL dengan Indonesia melalui tulisan-tulisan sejarah yang cenderung menyudutkan indonesia, walau jika dilihat dari beberapa sisi ada bagian rasa benar. tapi perlu di sadari, hari ini Indonesia adalah sahabat terdekat arti berbagai kebutuhan pokok masih di pasok dari Indonesia.

    Sedang portugis dan Australia ada bagian kecil, yang ternyata lebih para merusak dan menghancurk TL secara perlahan.

    Semoga hal ini segera di sadari oleh berbagai pihak pemangku pebijakan TL, karena lambat atau cepat hal-hal akan segera muncul ke permukaan.

    Semoga sukses.

  5. Sebagai negara yang baru berdiri maka wajarlah masih terjadi perbedaan didalamnya, namun perlu di sadari bahwa kerjasama yang saling menguntungkan dengan berbagai negara itu akan lebih bagus yang penting sumber kekayaan alam di kontrol oleh negara sendiri bukan negara lain.sebagai contoh negara kita Indonesia 80% di kontrol oleh negara lain sehingga terjadi kesenjangan sosial antara indonesia bagian barat dengan bangian timur. Negara timor leste selayaknya bisa menjadikan itu sebagai contoh. kalaulah kekayaan alam Negara Timor Leste bisa di kontrol oleh pemerintahnya sendiri maka tidak menutup kemungkinan Negara Republik Indonesia akan di salip kemajuannya oleh Negara Timor Leste.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Kalender

    • Desember 2016
      S S R K J S M
      « Feb    
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728293031  
  • Cari